Jumat, 29 Mei 2009

DAMPAK DAN KONSEKUENSI PENGGUNAAN INTERNET

Internet Sebagai Sumber Informasi
Sejalan dengan meningkatnya peranan informasi dalam bisnis maupun teknologi, akses terhadap sumber dan jaringan informasi menjadi semakin penting bagi para profesional. Internet adalah jaringan informasi komputer mancanegara yang berkembang sangat pesat dan pada saat ini dapat dikatakan sebagai jaringan informasi terbesar di dunia, sehingga sudah seharusnya para profesional mengenal manfaat apa yang dapat diperoleh melalui jaringan ini. Cikal bakal dari Internet adalah ARPANET, sebuah jaringan eksperimen milik pemerintah Amerika Serikat berbasis komunikasi data paket yang didirikan di tahun 1969. Tujuannya untuk menghubungkan para periset ke pusat-pusat komputer, sehingga mereka bisa bersama-sama memanfaatkan sarana kompuer seperti disk space, data base dan lain-lain. Kegiatan ini disponsori oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat, bersama lembaga yang dinamakan Advanced Research Projects Agency (ARPA). Diawal 1980-an, ARPANET terpecah menjadi dua jaringan, yaitu ARPANET dan Milnet (sebuah jaringan militer), akan tetapi keduanya mempunyai hubungan sehingga komunikasi antaar jaringan tetap dapat dilakukan. Pada mulanya jaringan interkoneksi ini disebut DARPA Internet, tapi lama-kelamaan disebut sebagai Internet saja. Di tahun 1986 lahir National Science Foundation Network (NSFNET), yang menghubungkan para periset di seluruh negeri dengan 5 buah pusat super komputer. Jaringan ini kemudian berkembang untuk menghubungkan berbagai jaringan akademis lainnya yang terdiri atas universitas dan konsorsium-konsorsium riset. NSFNET mulai menggantikan ARPANET sebagai jaringan riset utama di Amerika. Pada bulan Maret 1990 ARPANET secara resmi dibubarkan. Pada saat NSFNET dibangun, berbagai jaringan internasional didirikan dan dihubungkan ke NSFNET. Australia, negara-negara Skandinavia, Inggris, Perancis, jerman, Kanada dan Jepang segera bergabung. Pada saat ini Internet terdiri atas lebih dari 15.000 jaringan yang mengelilingi dunia (70 negara di 7 benua). Sekitar 25 juta orang dapat saling mengirimkan pesan melalui Internet dan jaringan-jaringan lain terhubung dengannya. Pemakaiannya sudah bukan murni untuk riset saja, tetapi mencakup kegiatan sosial, komersial (melalui jaringan antar komersial bernama CIX), budaya dan lain-lain.
Fasilitas yang terdapat di Internet
Seluruh komputer yang terhubung dalam Internet saling berkomunikasi menggunakan protokol TCP/IP (Transmision Control Protocol/Internet Protocol), yang dikembangkan oleh DARPA. Tiga fasilitas/aplikasi utama dari TCP/IP adalah :
Electronic Mail/Email/Messaging
Electronic mail atau surat elektronik adalah fasilitas yang paling sering digunakan di Internet. Dengan fasilitas ini seseorang dapat membuat dan mengirimkan pesan tertulis kepada seorang atau sekelompok orang lain yang juga terdaftar di Internet .
Remote Login
Dengan fasilitas ini seorang dapat mengakses program/aplikasi di komputer lain. Misalnya seorang mahasiswa di universitas A dapat menjalankan aplikasi komputer yang terdapat di universitas B tanpa harus datang ke kampus universitas B apabila komputer di universitas A dan B saling berhubungan menggunakan TCP/IP.
File Transfer
Fasilitas ini memungkinkan terjadinya pengiriman file dari satu komputer ke komputer lain. Sebuah file dapat berisi dokumen, grafik, program komputer, bahkan video maupun suara yang terekam secara digital.
Pelayanan yang terdapat dalam Internet didasarkan pada tiga fasilitas di atas. Berbagai komputer yang tergabung dalam Internet akan menyalurkan surat-surat elektronik yang dikirimkan oleh para pemakainya, beberapa memberikan program/aplikasi komputer untuk dipakai bersama (misalnya Archie : Program pencarian arsip/dokumen, Gopher : Sistem menu untuk memudahkan pencarian informasi di Internet, WAIS(wide Area Information Servers, game interaktif dan lain-lain), dan banyak yang menyediakan file untuk di transfer seperti informasi cuaca, harga komoditas pertanian, program-program komputer, abstrak dokumen, berita-berita mancanegara dan lain-lain. Untuk mengetahui topik-topik apa saja yang tersedia, beberapa perusahaan telah menerbitkan Internet Yellow Pages, yang berfungsi seperti Buku telepon.
Akses ke Internet
Untuk dapat mengakses informasi yang tersedia di Internet, seseorang harus memiliki komputer (IBM PC/Kompatibel, Macintosh, UNIX), modem (suatu alat yang mengubah sinyal digital sari komputer menjadi analog untuk ditransmisikan ke jaringan telepon) dan saluran telepon. Ia harus juga mendaftarkan diri ke salah satu Internet Access Provider. Pada saat ini di Indonesia baru terdapat satu provider yaitu PT IndoInternet (ph. 4702889/fax 4702965). Diharapkan di tahun-tahun mendatang jumlahnya dapat bertambah, mengingat jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar sehingga potensi pasarnya cukup menarik.
Pada prinsipnya, seseorang yang akan mengakses informasi di Internet harus menghubungkan komputernya dengan jaringan Internet melalui modem dan telepon. Yang harus dilakukan ialah memerintahkan komputernya untuk menelpon suatu nomor tertentu (akan diberikan oleh Internet Access Provider). Apabila hubungan telah terjadi, komputernya akan menyatu dengan jaringan Internet , sehingga ia dapat mengirim surat elektronik, masuk ke komputer lain di Internet, atau mengambil informasi yang diperlukan dari jaringan Internet.
PT IndoInternet mengenakan biaya pendaftaran Rp 50.000,- dan biaya bulanan sebesar Rp 40.000,- untuk hubungan selama 15 jam/bulan. Seandainya hubungan ke Internet pada bulan tertentu melebihi 15 jam, untuk setiap jam kelebihannya dikenakan biaya Rp 2.000,-. Selain biaya pendaftaran dan bulanan, pelanggan harus juga memperhitungkan biaya telepon (cukup dengan pulsa lokal meskipun data yang di akses berada di luar negeri). Satu hal yang paling menarik ialah keanggotaan Internet tidak mengenal batas negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor-faktor lain yang biasanya dapat menghambat pertukaran pikiran. Internet adalah suatu komunitas dunia yang sifatnya sangat demokratis serta memiliki kode etik yang dihormati segenap anggotanya. Manfaat Internet terutama diperoleh melalui kerjasama antar pribadi atau kelompok tanpa mengenal batas jarak dan waktu. Untuk lebih meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, sudah waktunya para profesional Indonesia memanfaatkan jaringan Internet dan menjadi bagian dari masyarakat informasi dunia.
Kelebihan dan Kelemahan Internet
Kelebihan
1. memiliki keunggulan media radio, yaitu cepat dalam pengiriman informasi karena dapat dengan mudah di update dan dikirim sewaktu-waktu.
2. data atau berita disimpan dan bisa sewaktu-waktu dibuka kembali/arsip.
3. memiliki keunggulan dibanding media cetak, karena berita yang telah dibaca telah dapat dibaca ulang kembali, tidak seperti tv maupun radio yang bersifat continue dan terus mengalir.
4. dapat dibuka dan dibaca dimana saja selama ada koneksi internet (sebagai alat pendukung), hal ini sangat menguntungkan bagi orang-orang yang ingin mengetehui sebuah berita namun mereka berada ditempat yang jauh. Misalnya mereka yang berada di Indonesia dapat mengakses berita yang berada diluar negeri melalui akses internet.
5. media online akan terus berkembang dan tidak hanya terbatas pada pengguna computer karena saat ini media online dapat diakses melalu media handphone yang memiliki fasilitas internet.
6. media online merupakan whole package karena selain berupa teks, juga berupa animasi terutama pada iklan video, gambar dan audio.
7. para pengguna media online dapat saling berinteraksi satu dengan lainnya dengan cara memberikan komentar satu dengan yang lainnya.
Kelemahan
1. untuk mengakses internet membutuhkan biaya yang besar.
2. kurang praktis untuk mengakses media online karena harus selalu terhubung dengan internet.
3. tidak semua masyarakat dapat mempergunakan teknologi internet (contoh: masyarakat bawah)
4. bila terlalu lama membaca media online dapat membuat mata menjadi lelah dan dapat mengalami gangguan mata.
5. reporter lebih bekerja keras karena dikejar deadline.

FENOMENA KOMUNITAS VIRTUAL (FRIENDSTER)

Friendster adalah suatu jaringan sosial sejenis facebook yang mana berfungsi untuk berkomunikasi di dunia maya baik dengan orang yang kita kenal maupun orang yang belum kita kenal sepenuhnya. Fungsi friendster hampir mirip dengan fungsi email tapi friendster memiliki kelebihan daripada email biasa yaitu kita dapat menampilkan identitas diri kita yang bisa di lihat oleh anggota lain seperti menampilkan foto kita, serta kita juga bisa menghiasi profil kita dengan berbagai desain layout yang menarik. Selain itu kita juga bisa saling mengirimkan komentar ataupun mengirim pesan pribadi kepada anggota friendster lainnya. Nyaris tanpa promosi, tapi hanya dalam tempo setahun mampu membangun komunitas online yang sukses dan menarik sembilan juta anggota. Mimpi? Tidak. Friendster.com telah membuktikan, tanpa gegap gempita iklan, hanya mengandalkan jaringan anggotanya, mampu menjadi fenomena Internet tahun ini sehingga jadi incaran para pemodal kelas kakap. Hebatnya, meski masih dalam versi beta, Friendster telah meraup dana US$ 13 juta atau sekitar Rp 130 miliar dari modal ventura dan pemain Internet kelas berat seperti mantan CEO Yahoo! Tim Koogle, mantan CEO Paypal Peter Thiel, serta mantan VP Amzon.com Ram Shriram. Mengapa Friendster baru diperkenalkan tahun lalu dapat menjadi begitu fenomenal? Jawabannya sederhana: karena menawarkan arsitektur baru berkomunikasi yang tak mungkin dilakukan di dunia nyata. Ketika kita bertemu seorang teman, misalnya, kita hanya melihat sosok dia semata. Kita nyaris tak pernah membayangkan, bahkan tidak tahu, siapa saja teman sang teman kita. Mustahil pula kita memetakan siapa teman dari teman sang teman kita itu. Friendster mampu membuka tabir keterkaitan yang amat rumit di dunia nyata menjadi sederhana namun menarik di dunia maya. Pengguna Friendster memahami betul betapa hal yang nyaris mustahil itu bisa terwujud di sana. Ketika pertama kali mendaftar menjadi anggota Friendster, Anda dipersilahkan membuat halaman web personal, dengan mengisi data-data pribadi dengan foto-foto diri. Selain nama, informasi yang dapat diisi adalah asal sekolah, tempat kerja, buku dan film favorit. Dengan mengisi info yang benar, Anda akan dengan mudah menemukan teman yang punya hobi sama, pernah kerja di tempat yang sama, atau dari sekolah yang sama. Saya misalnya, memasukkan Karl May sebagai pengarang idola, dengan amat mudah menemukan pecinta pengarang buku Winnetou itu. Betapa kagetnya saya ketika mendapatkan teman lama yang tak saya sangka sedikitpun sebagai pembaca setia serial petualangan Winnetou dan Old Shutterhand. Mudah ditebak, saya jadi punya teman diskusi petualangan dua sahabat itu di Amerika dan Balkan. Tujuan Anda ikut Friendster juga wajib diisi, apakah mencari teman kencan, sekadar menolong orang lain, atau sekadar berteman (activity partner). Status juga perlu dinyatakan (sudah punya pasangan atau dalam pencarian pasangan). Informasi lain yang dapat diisi dalam data personal adalah "siapakah sesungguhnya Anda (menurut deskripsi Anda sendiri)" serta "ingin bertemu orang seperti apa". Dengan membaca dua kolom ini saja Anda langsung harus paham apakah Anda bisa menjadi teman seseorang atau tidak. Jika anda lelaki dan menemukan anggota Friendster perempuan dengan informasi "Cowo dilarang masuk, tak usah add sebagai teman, pasti tidak ditanggapi", dan di daftar temannya hanya berisi sesama kaum Hawa, Anda harus mahfum. Mengundang orang lain dalam jaringan teman adalah fasilitas paling unik Friendster. Begitu orang yang Anda undang sebagai teman setuju, foto dan nama mereka akan tampil dalam halaman personal Anda. Hebatnya, Anda juga langsung terhubung pada teman-teman dari teman Anda tersebut. Begitu juga sebaliknya, teman baru Anda langsung terhubung ke teman-teman Anda. Danah Boyd, pengamat Friendster yang kini diakui sebagai guru "social network" oleh para programmer dan pemodal ventura dunia, mendeskripsikan Friendster secara tepat: "Friendster adalah sebuah wahana yang secara tegas menyatakan siapa saja teman anda, bagaimana profil mereka, dan mempersilahkan mereka untuk saling melihat melalui jalur Anda." Bayangkan saja, Anda yang memiliki hanya 18 teman di Friendster, bisa terhubung ke jaringan teman dari 18 teman Anda, dan tanpa sadar Anda terhubung ke lebih dari 15 ribu orang dalam sebuah jaringan teman dalam sekejap. Itu pun masih dilengkapi dengan berbagai fitur menarik lainnya untuk berkomunikasi. Ada pesan personal yang hanya bisa dikirim oleh teman dalam jaringan. Ada bulletin board yang berisi pesan-pesan yang dapat dibaca oleh semua teman dalam jaringan. Ada pula fasilitas testimonial, di mana teman-teman Anda dapat mengisi kesan-kesan mengenai Anda. Friendster benar-benar merupakan perpaduan luar biasa antara email, bulletin board, personal web serta "jaringan sosial". Pesona baru dunia maya inilah yang menyihir sebagian besar pengguna awal Friendster terhenyak di depan komputer, menghabiskan banyak waktu di dunia maya tersebut. Mereka keasyikan menelusuri jaringan teman, menemukan kejutan-kejutan baru dari teman-teman baru, mengundang teman-teman baru, memeriksa testimonial yang dikirim teman-teman lama, mengecek pesan baru, dan seterusnya. Tak mengherankan jika Friendster yang semula dirancang untuk ajang kencan online, kini berkembang jauh lebih luas dan hebat. Dalam sekejap anggotanya melesat menjadi 9 juta. Bukan hanya anak-anak muda yang tertarik menjadi anggotanya. Kalau kita search anggota yang usianya di atas 40, tidak sedikit nama yang muncul. Dengan fitur-fitur yang mudah digunakan pemakai internet pemula, Friendster memang tidak menghalangi siapapun antara usia 10 sampai 60 tahun untuk bergabung. Ada seorang anggota yang mengatakan, "Friendster itu ibarat candu, sekali pakai ketagihan!" Komentar ini ditulis oleh pria berusia 34 tahun, dan sudah punya satu anak. Ia mengaku membuka Friendster setiap hari untuk melihat adakah kawan lama (dan baru) yang menemukannya, dan apakah kawan-kawan yang ia ajak bergabung sudah menanggapi emailnya dan masuk dalam lingkarannya temannya. Satu lagi anggota Friendster bercerita kalau ia tercengang-cengang mengetahui kawannya yang tampak alim, pendiam dan sering berkhotbah, ternyata penggemar Linkin' Park. "Ini hanya bisa saya ketahui lewat Friendster," komentarnya sambil tertawa. Tentu masih banyak kelemahan Friendster. Salah satunya adalah munculnya Fakester, istilah bagi mereka yang membuat profil palsu di Friendster dan membuat jaringan teman palsu. Kelemahan lain, siapa saja dapat membuat account di Friendster, sehingga ada account atas nama lembaga, termasuk Universitas Gadjah Mada dan Mailing List para pecinta marketing paling aktif di Indonesia, Marketing Club. Mana ada Universitas atau Mailing List punya teman? Tapi kelemahan itu tidak mengurangi daya tarik Friendster. Bagi anggota, Friendster adalah wahana menarik. Bagi sang penemu, inilah wahana bisnis yang sungguh menggiurkan. Potensi pendapatannya sangat besar. Iklan online di Friendster saat ini memang belum banyak karena masih versi beta. Namun banyak calon pemasang iklan yang lebih tertarik memasang iklan di sebuah komunitas yang profil anggotanya jelas seperti Friendster. Apalagi jika iklannya dapat dipersonalisasi, dikirim ke target audience yang cocok dengan iklannya. Pendapatan kedua adalah dari keanggotaan. Saat ini memang masih gratis. Namun sudah ada kasak kusuk untuk mengutip biaya untuk layanan khusus Friendster versi finalnya dengan biaya US$ 9,95 atau Rp 99,5 ribu per bulan. Asumsikan 10% saja dari anggota yang sekarang rela merogoh koceknya, maka pendapatan tahunan Friendster sekitar US$ 107,46 juta. Menggiurkan memang. Tak heran jika nama-nama lain muncul menawarkan jasa sejenis Friendster, seperti Orkut dan Multiply. Orkut yang dibuat oleh salah satu orang Google bentuknya hampir mirip Friendster, sedangkan Multiply menyediakan mini website bagi tiap anggota yang lebih banyak fiturnya dibanding sekedar halaman anggota. Anggota Multiply mendapat halaman dengan alamat URL individu yang bisa diakses langsung tanpa harus masuk dari halaman kita seperti yang Anda perlu lakukan di Friendster. Kini lahir pula Spoke dan LinkedIn, yang lebih berorientasi pada komunitas bisnis. Sama seperti Friendster, kedua wahana baru ini berhasil merayu investor. Spoke mendapat suntikan modal US$ 20 juta sedangkan LinkedIn US$ 4,7 juta. Dunia Dotcom yang sempat tenggelam, kini bangkit lagi berkat Friendster.

Sabtu, 18 April 2009

TELEVISI DIGITAL

Televisi digital (Digital Television, DTV) merupakan televisi yang menggunakan modulasi digital dan kompresi untuk menyebarluaskan video, audio, dan signal data ke pesawat televisi. Kelebihan televisi digital dibandingkan dengan televisi analog adalah cakupannya yang lebih luas. Televisi digital juga lebih menyenangkan untuk dinikmati oleh penonton dan juga memberi nilai lebih bagi stasiun televisi dan production house yang ada serta bagi pemerintah.
Sebagai teknologi baru yang merupakan hasil penyempurnaan dari teknologi pada generasi sebelumnya, tentulah banyak kelebihan yang disediakan oleh TV digital, di antaranya kualitas gambar yang jauh lebih jernih, karena sistem transmisi dan sistem display yang digital. Selain itu, satu kanal TV bisa berisi beberapa program siaran, misalnya sinetron, olahraga, berita, dan ramalan cuaca.
Juga fitur-fitur tambahan di sisi pemirsa sangat mudah disediakan untuk menambah kenyamanan pemirsa. Misalnya, pemirsa hanya suka sinetron, maka TV bisa diprogram untuk memilih program siaran sinetron secara otomatis. Untuk pemirsa yang bisu-tuli disediakan menu bahasa isyarat dan beragam fitur lain.
Ada beberapa cara yang digunakan agar dapat menangkap siaran televisi digital. Cara pertama adalah dengan menggunakan alat penerima yang disebut sebagai antenna. Cara ini disebut Digital Terrestrial Television (DTT). Dengan DTT, kualitas dan saluran televisi yang dapat ditangkap oleh pesawat televisi begitu terbatas dan berbeda satu sama lain. Hal ini dipengaruhi pula oleh adanya perbedaan signal di suatu tempat dengan tempat yang lain.
Cara lain untuk mendapatkan siaran televisi digital adalah dengan menggunakan televise berlangganan (pay-tv) atau yang lebih dikenal dengan tv kabel. Akan tetapi, sekarang ini cara yang digunakan untuk menangkap siaran televisi digital adalah dengan menggunakan decoder. Decoder bekerja dengan menerjemahkan signal digital menjadi signal yang dapat diterima oleh sistem analog.

Keberadaan TV Digital di Indonesia
Stasiun TV penyiaran baik TVRI maupun TV swasta nasional memanfaatkan sistem teknologi penyiaran dengan teknologi digital khususnya pada sistem perangkat studio untuk memproduksi program, mengedit, merekam dan menyimpan data. Pengiriman sinyal gambar, suara dan data menggunakan sistem transmisi digital dengan menggunakan satelit yang dimanfaatkan sebagai siaran TV berlangganan.
Sistem penyiaran TV Digital adalah penggunaan apliksi teknologi digital pada sistem penyiaran TV yang dikembangkan di pertengahan tahun 90 an dan diujicobakan pada tahun 2000. Pada awal pengoperasian sistem digital ini umumnya dilakukan siaran TV secara bersama dengan siaran analog sebagai masa transisi. Sekaligus ujicoba sistem tersebut sampai mendapatkan hasil penerapan siaran TV Digital yang paling ekonomis sesuai dengan kebutuhan dari negara yang mengoperasikan.

Frekuensi TV Digital
Secara teknik pita spektrum frekuensi radio yang digunakan untuk televisi analog dapat digunakan untuk penyiaran televisi digital. Lebar pita frekuensi yang digunakan untuk analog dan digital berbanding 1 : 6 artinya bila pada teknologi analog memerlukan pita selebar 8 MHz untuk satu kanal transmisi, maka pada teknologi digital dengan lebar pita frekuensi yang sama dengan teknik multiplek dapat digunakan untuk memancarkan sebanyak 6 hingga 8 kanal transmisi sekaligus dengan program yang berbeda.
Selain ditunjang oleh teknologi penerima yang mampu beradaptasi dengan lingkungan yang berubah, TV digital ditunjang oleh sejumlah pemancar yang membentuk jaringan berfrekuensi sama sehingga daerah cakupan dapat diperluas. Produksi peralatan pengolah gambar yang baru adalah dengan menggunakan format digital.
Teknologi digital efisien dalam pemanfaatan spektrum. Satu penyelenggara televisi digital meminta spektrum dalam jumlah yang cukup besar. Artinya tidak hanya 1 (satu) kanal pembawa melainkan lebih. Penyelenggara berfungsi sebagai operator penyelenggara jaringan yaitu untuk mentransfer program dari stasiun televisi lain yang ada di dunia menjadi satu paket layanan sebagaimana penyelenggaraan televisi kabel berlangganan yang ada saat ini.

Kelebihan Frekuensi TV Digital
Meningkatnya penyelenggaraan televisi dimasa depan dapat diantisipasi dengan suatu terobosan kebijakan dalam pemanfaatan spektrum frekuensi, misalkan penyelenggara televisi digital berfungsi sebagai operator penyelenggara jaringan televisi digital. Program dapat diselenggarakan oleh operator yang khusus menyelenggarakan jasa program televisi digital (operator lain). Dari aspek regulasi terdapat ijin penyelenggara jaringan dan ijin penyelenggara jasa sehingga dapat menampung sekian banyak perusahaan baru yang akan bergerak dibidang penyelenggaraan televisi digital.
Perspektif bentuk penyelenggaraan sistem penyiaran di era digital mengalami perubahan baik dari pemanfaatan kanal maupun teknologi jasa pelayanannya. Pada pemanfaatan kanal frekuensi terjadi efisiensi penggunaan kanal. Satu kanal frekuensi yang saat ini hanya bisa diisi oleh satu program saja nantinya bisa diisi antara empat sampai enam program sekaligus.

Karakteristik Sistem Penyiaran TV Digital Terestrial
Sistem Penyiaran TV Digital yang ada di Indonesia dibagi berdasarkan kualitas penyiaran, manfaat dan keunggulan TV Digital tersebut. TV Digital dalam perkembangannya memiliki karakteristik yang berbeda di tiap wilayah(area) penyiaran. Karakteristik sistem penyiaran TV Digital sama di radius yang sama.

Kualitas Penyiaran TV Digital
Desain dan implementasi sistem siaran TV digital terutama ditujukan pada peningkatan kualitas gambar. TV digital memungkinkan pengiriman gambar dengan akurasi dan resolusi tinggi. TV digital memerlukan tersedianya kanal dengan laju tinggi. Sistem TV digital mampu menghasilkan penerimaan gambar yang jernih, stabil, dan tanpa efek bayangan atau gambar ganda, walaupun pesawat penerima berada dalam keadaan bergerak dengan kecepatan tinggi.

Manfaat Penyiaran TV Digital
TV Digital digunakan untuk melihat simpanan program, (siaran interaktif). Aplikasi teknologi siaran digital menawarkan integrasi dengan layanan interaktif seperti layanan komunikasi dua arah. Televisi digital dapat digunakan seperti [internet] Penyiaran TV Digital Terrestrial bisa diterima oleh sistem penerimaan TV tidak bergerak dan penerimaan TV Bergerak. Kebutuhan daya pancar TV digital juga lebih kecil dan kondisi lintasan radio yang berubah-ubah terhadap waktu (seperti yang terjadi jika penerima TV berada di atas mobil yang berjalan cepat).

Transisi ke TV Digital
Pesawat TV analog tidak bisa menerima sinyal digital, maka diperlukan pesawat TV digital yang baru agar TV dapat menggunakan alat tambahan baru yang berfungsi merubah sinyal digital menjadi analog. Proses perpindahan dari teknologi analog ke teknologi digital membutuhkan sejumlah penggantian perangkat baik dari sisi pemancar TV-nya ataupun dari sisi penerima siaran. Transisi ke TV Digital menyebabkan tersedianya saluran siaran yang lebih banyak.
Proses transisi perpindahan meminimalkan resiko kerugian khusus yang dihadapi baik oleh operator TV maupun masyarakat. Resiko kerugian khusus yang dimaksud adalah informasi program ataupun perangkat tambahan yang harus dipasang. Perubahan dilakukan melalui masa dimana sebelum masyarakat mampu membeli pesawat penerima digital dan pesawat penerima analog yang dimilikinya dipakai menerima siaran analog dari pemancar TV yang menyiarkan siaran TV Digital.
Masa transisi diperlukan untuk melindungi pemirsa (masyarakat) yang telah memiliki pesawat penerima TV analog untuk dapat secara perlahan-lahan beralih ke teknologi TV digital dengan tanpa terputus layanan siaran yang ada selama ini. Operator TV yang sudah ada dapat memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun, seperti studio, bangunan, SDM dan lain sebagainya. Infrastruktur TV digital terrestrial relatif jauh lebih mahal dibandingkan dengan infrastruktur TV analog.
Pola Kerja Sama Operasi ditempuh antar penyelenggara TV yang sudah ada dengan calon penyelenggara TV digital. Sehingga di kemudian hari penyelenggara TV digital dapat dibagi menjadi penyedia jaringan dan penyedia isi.

Jumat, 27 Maret 2009

TEKNOLOGI 3,5 G

Teknologi 3.5 G atau disebut juga super 3G merupakan peningkatan dari teknologi 3G, terutama dalam peningkatan kecepatan transfer data yang lebih dari teknologi 3G (>2Mbps) sehingga dapat melayani komunikasi multimedia seperti akses internet dan videosharing.
Teknologi 3,5G ini merupakan teknologi mobile broadband yang berbasis HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access) yang mampu mentransmisikan data dengan kecepatan (initial data transmission speed) hampir sepuluh kali lipat
dari kecepatan teknologi 3G. Teknologi 3,5G berbasis HSPDA dikembangkan dari W-CDMA (Wideband CDMA) dan memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS). Dikatakan demikian, karena melalui HSDPA terbentuklah saluran W-CDMA yang baru, yaitu high-speed downlink shared channel (HS-DSCH) yang hanya digunakan untuk transmisi beragam informasi arah bawah menuju ponsel. Contoh Teknologi 1. High Speed Downlink Packet Access (HSDPA) HSDPA merupakan Evolusi WCDMA dari Ericsson. HSDPA merupakan protokol tambahan pada sistem WCDMA (wideband CDMA) yang mampu mentransmisikan data berkecepatan tinggi. HSDPA fase pertama berkapasitas 4,1 Mbps. Kemudian menyusul fase 2 berkapasitas 11 Mbps dan kapsitas maksimal downlink peak data rate hingga mencapai 14 Mbit/s.Kecepatan jaringan HSDPA di lingkungan perumahan dapat
melakukan download data berkecepatan 3,7 Mbps. Seorang yang sedang berkendaraan di jalan tol berkecepatan 100 km/jam dapat mengakses internet berkecepatan 1,2 Mbps. Sementara itu, pengguna di lingkungan perkantoran yang padat tetap masih dapat menikmati streaming video meskipun hanya memperoleh 300 Kbps. Kelebihan HSDPA adalah mengurangi keterlambatan (delay) dan memberikan respon yang lebih cepat saat pengguna menggunakan aplikasi interaktif seperti mobile office atau akses Internet kecepatan tinggi, yang dapat disertai pula dengan fasilitas gaming atau download audio dan video. Kelebihan lain HSDPA, meningkatkan kapasitas sistim tanpa memerlukan spektrum frekuensi tambahan, sehingga pasti akan mengurangi biaya layanan mobile data secara signifikan. 2. Wireless Broadband (WiBro) WinBro dikembangkan Samsung bersama dengan Electronics and Technology Research Institute (ETRI) dan telah mendapat sertifikat dari Wimax Forum. WiBro merupakan bagian dari kebijakan bidang teknologi informasi Korea Selatan yang dikenal dengan kebijakan 839. WinBro mampu men-deliver data dengan kecepatan hingga 50 Mbps. Kecepatan transfer data mampu mengungguli kecepatan transfer data berplatform HSDPA yang memiliki kemampuan men-deliver data hingga 14 Mbps. Spesifikasi Akses data melalui jaringan 3G hanya mampu menyediakan kecepatan maksimal 384 Kilobit per second (KBps), sedangkan teknologi HSDPA menawarkan akses dengan kecepatan maksimal hingga 3,6 Megabit per second (mbps). Bila didata secara sistematis, perbandingan platform-platform dengan kecepatanmya adalah sebagai berikut :
Platform Kecepatan GPRS max 115 Kbps EDGE max 384 Kbps HSDPA (3.5G) max 3.6 Mbps Untuk lebih memahami istilah-istilah tersebut, ini merupakan kepanjangannya : HSDPA : High-Speed Downlink Packet Access GSM : Global System for Mobile Communications : General Packet Radio Services EDGE : Enhanced Data rates for GSM Evolution / EGPRS : Enhanced GPRS WCDMA : Wideband Code Division Multiple Access ADSL : Asymmetric Digital Subscriber Line Aplikasi Teknologi 3,5G ini memungkinkan penggunanya untuk men download beragam sajian multimedia, seperti streaming video, streaming musik, mobile TV, online game, Movie Trailer, Animation, Music Video Clip, Single Player Games, Sport Video Clip, Financial News, Full Track Song dan Live Trafic, download karaoke dengan kecepatan tinggi, sambil tetap melakukan video call dengan mulus tanpa terganggu proses transfer datanya. Kegunaan lain teknologi 3,5G yang paling sering dimanfaatkan saat ini adalah menjadi internet broadband HSDPA. Dengan teknologi ini, kita dapat mengakses data/internet dengan lebih cepat. Perkembangan teknologi ini dimulai dari teknologi sebelumnya yaitu teknologi 3G.
Teknologi 3,5G merupakan penyempurna teknologi sebelumnya, yaitu 3G, karena 3,5G menutupi semua keterbatasan 3G. Misalnya, menggunakan layanan video call berbasis 3,5G tidak akan lagi terjadi delay suara maupun delay pada tayangan wajah lawan bicara di layar ponsel seperti di jaringan 3G, sehingga ber-video call melalui jaringan 3,5G jauh lebih terkesan live. Keunggulan Kehadiran HSDPA dari jalur seluler GSM memang sanggup menepis mimpi buruk internet lelet. Berbekal bandwith hingga 3,6 megabit per detik (mbps), teknologi 3,5G ini meninggalkan pendahulunya. GPRS hanya sanggup membawa data hingga 50 kilobit per detik (kbps). Penerusnya EDGE yang juga dikenal dengan 2,75G hanya amampu mentok di 150 kilobit per detik (kbps). Sedangkan WCDMA alias 3G baru bisa mengusung data secepat 384 kilo bit per detik (kbps). Teknologi 3.5G mobile internet access menawarkan berbagai keuntungan untuk kalangan bisnis maupun perorangan. Keunggulan utama yaitu dengan kecepatan super tinggi hingga 3.6 Mbps menggunakan tehnologi High Speed Downlink Package Access (HSDPA) memperlihatkan bahwa teknologi 3.5G sangat superior dibandingkan dengan teknologi generasi sebelumnya. Perkembangan 3,5G sebagai Internet Broadband di Indonesia Di Indonesia teknologi 3,5G ini bisa dikatakan lumayan berkembang. Bisa dilihat dari banyaknya operatoroperator telepon seluler yang mengunakan teknologi 3,5G ini sebagai keunggulan produk mereka. Operator-operator seluler yang sekarang telah menggunakan teknologi ini adalah Telkomsel, Indosat, dan XL. Kebanyakan dari operator tersebut menggunakan teknologi ini lebih difokuskan kepada penyediaan internet broadband 3,5G atau internet broadband yang berkecepatan tinggi. Jangkauan layanan 3,5G dari beberapa operator seluler di Indonesia: XL :Jabodetabek, Surabaya, Bali Indosat :Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Denpasar, Medan, dll Telkomsel :Jakarta Para operator ini saling bersaing dalam menyediakan pelayanan internet broadband tersebut, tetapi umumnya mereka sama yaitu meyediakan paket internet broadband cepat yang mengacu pada besarnya quota download yang akan digunakan oleh pelanggan. Kita ambil contoh indosat, di antara kedua operator lainnya, indosat bisa dikatakan lebih maju atau lebih luas jangkauan internet broadband 3,5Gnya. Indosat sudah bisa mencakup 16 kotakota besar di Indonesia. Contoh paket yang diberikan oleh Indosat sebenarnya tidak berbeda disbanding kedua operator lainnya, namun karena jangkauannya yang lebih luas maka indosat lebuh banyak digunakan di Indonesia. Paket-paket yang diberikan oleh ketiga operator ini rata-rata sama yaitu paket 500MB, paket 1GB, Paket 2GB, dan yang lainnya. Yang membedakan antara operator satu dengan yang lainnya biasanya hanya di harga. Misalnya untuk Indosat Matrix pakai 1GB tarifnya adalah Rp200.000, sedangkan untuk Telkomsl paket 1GB tarifnya adalah Rp350.000, dan untuk XL paket 1GBnya adalah Rp279.000. Umumnya semua operator ini menggunakan modem HSDPA USB atau PCMCIA yang bisa dibawa kemana-mana atau wireless mobile. Tetapi ada yang membuat teknologi internet broadband 3,5G ini hanya berkembang pada kalangan tertentu yaitu kalangan menengah ke atas. Itu disebabkan karena harga modem wireless tadi yang kurang bisa dijangkau oleh semua kalangan. Harga modem berkisar antara Rp1 juta sampai dengan Rp2,5 Juta sehingga tidak semua orang mampu untuk memakai teknologi internet ini.


Referensi:
www.ilmukomputer.com
www.3g.indosat.com
www.telkomsel.com
www.xl.co.id
www.kompas.com
www.intikamedia.com
www.elektroindonesia.com
www.detiknet.com
www.oprekpc.com

Jumat, 27 Februari 2009

PERBANDINGAN TEKNOLOGI ANALOG DENGAN DIGITAL

Teknologi Informasi merupakan sebuah kebutuhan yang sangat penting di era digitalisasi informasi. Hampir di semua sektor di dunia kerja mulai dari institusi pendidikan, instansi pemerintah sampai dengan dunia industri, teknologi informasi diterapkan dan didayagunakan.Teknologi Informasi berkembang dengan sangat cepat selama beberapa tahun belakangan ini. Berbagai alat, aplikasi, jaringan dan infrastuktur mengalami kemajuan. Secara kasat mata, dapat dilihat bahwa banyak alat-alat baru yang berfungsi untuk menunjang kebutuhan untuk berkomunikasi. Masyarakat mulai fasih menggunakan internet, komputer, laptop, dan sebagainya. Masyarakat juga mulai terbiasa dengan Yahoo, Google, Wikipedia, Detik.com dan berbagai situs-situs lainnya yang berguna dalam berbagai keperluan sehari-hari. Perkembangan teknologi informasi ini berfungsi mempermudah, mempercepat, atau memberikan alternatif lain bagi pilihan berkomunikasi. Perkembangan teknologi ini tentu saja mempunyai dampak terhadap sikap orang dalam berkomunikasi. Perkembangan HP, komputer, dan laptop yang didukung juga oleh perkembangan aplikasi pendukung seperti email, situs komunitas sosial, blog dan sebagainya telah merubah cara sebagain orang berkomunikasi. Semakin tingginya aksesibilitas, serta semakin murahnya harga alat-alat teknologi komunikasi mendorong orang untuk semakin menggunakan teknologi dalam proses pertukaran makna(komunikasi).Teknologi adalah aplikasi pengetahuan untuk keperluan praktis dalam hidup manusia; untuk merubah dan memanipulasi lingkungan. Banyak orang yang merasa sangat dibantu dengan adanya perkembangan teknologi.Teknologi analog masih menggunakan unsure-unsur yang sedikit rumit di banding digital. Karena teknologi digital lebih peraktis digunakan dan memberi kemudahan dalam menggunakannya, Jadi lebih praktis. Dalam perkembangan teknologi analog ke teknologi digital sangat mengalami proses yang panjang. Dapat kita ambil contoh perkembangan kamera yang biasanya digunakan oleh suatu perusahan yang ada di Indonesia.Penggunaan kamera pengintai di salah satu perusahan,misalnya,sebagian besar masih menggunakan kamera analog yang seringkali mengalami persoalan untuk mengendalikan dan menggabungkannya menjadi kesatuan sistem keamanan yang terintegrasi. Bagi berbagai perusahaan yang sudah menggunakan sistem pengamanan kamera video berbasis analog, menghadapi kesulitan untuk mengintegrasikan dengan kemajuan teknologi digital, karena akan menambah investasi yang tidak sedikit. Di sisi lain, kalau harus ada penambahan sistem kamera keamanan baru, persoalan pun muncul karena menyangkut berbagai hal untuk bisa memasukkan peralatan ke dalam sistem yang sudah ada. Persoalan muncul ketika sistem keamanan kamera analog ini perlu ditambah dan diperluas sesuai dengan berkembangnya persepsi sistem keamanan yang ingin dikembangkan perusahaan. Persoalan lain yang muncul adalah sistem keamanan berbasis teknologi analog ini tidak memiliki keleluasaan, karena harus dimonitor dari lokasi tertentu saja. Perkembangan sistem keamanan kamera video analog mengajarkan kita bahwa pola ini tidak cocok untuk mengembangkan keamanan terpadu, di mana semua unsur di dalam perusahaan tidak bisa masuk dalam sistem keamanan melekat. Di sisi lain, biaya kepemilikannya pun menjadi mahal dengan perawatan yang sangat tinggi. Perkembangan teknologi akan semakin berkembang,tidak akan berhenti begitu saja. Karena teknologi saan ini merupakan salah satu alat untuk mempermudah seseorang dalam melakukan sesuatu baik berupa perkerjaan formal dan non formal.teknologi akan berkembang setiap harinya. Semakinkeepan semakin banyak perubahan yang akan dapat dinikmati khalayak ramai.

Teknologi Digital mempunyai kelebihan dan kelemahan:

Kelebihan :

- Memberikan kemudahan dalam penggunaan

- Error selalu dapat di koreksi

- Memproduksi data terbatas

Kelemahan :

- Malas berfikir

- Tidak tahan lama

- Memerlukan singkronasi.


Teknologi analog mempunyai kelebihan dan kekurangan:

Kelebihan :

- Tidak mudah dimakan usia

- Biaya yang digunakan murah

- Hasil yang didapatkan dapat diuji ketepatannya

Kelemahan :

- Tidak efesien

- Lambat pengoperasiannya.